
Berlayar di Bengawan bareng Margarita - design by mursid.web.id
Itulah judul acara Komunitas Blogger Bengawan, tadi pagi. Bincang-bincang santai dengan Margareta Astaman dan peluncuran buku kedua berjudul “Cruise On You” sekitar pukul 10 pagi di Musro, dengan dukungan penuh The Sunan Hotel.
Kisah-kisah menarik diungkapkan Margarita mengalir dan khas disertai tawa yang menghiasi wajahnya. Tak kalah seru Bengawaners (sebutan member bengawan) sebagai ahli fast commet, celetuk, dan kadang hoax, menanggapi Margarita dan pancingan blogger mbois yang menjadi moderator sekaligus MC menjadikan sesi pagi itu menjadi sangat menarik. Kantuk saya pun hilang seketika.
Banyak kisah menarik yang bisa dijadikan pelajaran dari Margarita Astaman, sebagai seorang Country Editor MSN, blogger, wanita, dan peranakan Cina yang bangga menjadi orang Indonesia. Kalau ditanya soal ambisi maka dia akan menjawab, bahwa kehidupan menurutnya seperti air yang mengalir selama aliran itu baik maka akan berbuah kebaikan. Kalau saya menerjemahkan, mungkin seperti orang yang berada diatas perahu di sungai yang mengalir. Selama aliran itu memang menuju arah yang baik maka saya tinggal mengikutinya. Kalau aliran itu menuju air terjun yang akan mencelakakan, maka saya masih punya dayung untuk mengendalikan laju perahu itu.
Coffee break dari The Sunan Hotel cukup mengisi lambung saya yang terasa kosong pagi tadi. Buku “Cruise On You” Margy berawal dari kisah cinta temannya yang ditulis Margy dalam blognya. Kisah yang sebenarnya bukan happy ending tapi Margy ngotot bahwa kisah tersebut harus happy ending.
Dan satu lagi, postingan ini bukan resensi buku kedua Margy, sebab saya belum membacanya, untung dapet titipan buku ini. Bisa baca buku gratis. Yang cukup saya sukai dari The Sunan bukan cuma “Single Espresso” yang mantap, tapi juga parkir yang ramah dengan sepeda motor. Dan saya pernah menemui hotel yang parkir motor saja susah seolah hanya menyambut tamu pake mobil.
Menurut Margy, menulis itu bukanlah hal yang sulit, banyak hal-hal kecil yang bisa menjadi tulisan. Ide-ide pun bertebaran di mana saja. Bisa saja ide ditulis di selembar kertas kecil, maka saat menuangkan ide itu akan lebih mudah.

