WordPress: Nambah Featured Image di Theme

Featured Image a.k.a Post Thumbnail adalah fitur wordpress untuk menampilkan gambar artikel di halaman awal secara mudah, tanpa perlu menggunakan custom field dan mengisikan tautan file gambar yang akan ditampilkan. Featured Image, sebenarnya sudah diperkenalkan sejak WordPress 2.9.0. Hanya saja fitur ini baru terkenal sejak kehadiran WordPress 3.0 dengan theme bawaan Twenty-Ten, sebab theme ini sudah mengusung fitur Featured Image.

Misal theme blog sudah cocok dan tak ingin ganti, bisa menambah fitur Featured Image di halaman depan wordpress, termasuk halaman kategori, tag, arsip. Berikut langkah mudahnya:

  1. Pertama masukkan kode berikut dalam file function.php theme[sourcecode language="php" wraplines="false"]
    <?php
    add_theme_support( ‘post-thumbnails’ );
    ?>
    [/sourcecode]
  2. Masukkan tag [sourcecode language="php" light="true" wraplines="false"]
    <?php the_post_thumbnail(); ?>
    [/sourcecode]

    dalam file index.php sebelum tag

    [sourcecode language="php" light="true" wraplines="false"]
    <?php the_content(); ?>
    [/sourcecode]

    menjadi

    [sourcecode language="php" wraplines="false"]

    <?php the_post_thumbnail(); ?>
    <?php the_content(); ?>

    [/sourcecode]

  3. Masukkan gambar yang akan ditampilkan sebagai Featured Image di halaman add new post
  4. Done!

Langkah yang cukup mudah bukan? Kalau kurang cocok, tinggal atur css atau tentukan ukuran Featured Image dengan menambahkan attribut

[sourcecode language="plain" light="true" wraplines="false"]
array(x,y)
x: lebar (integer)
y: panjang (integer)
[/sourcecode]

menjadi:

[sourcecode language="php" light="true" wraplines="false"]
<?php the_post_thumbnail( array(150,150) ); ?>
[/sourcecode]

Parameter lainnya:

[sourcecode language="php" light="true" wraplines="false"]
the_post_thumbnail();                  // without parameter -> Thumbnail

the_post_thumbnail(‘thumbnail’);       // Thumbnail
the_post_thumbnail(‘medium’);          // Medium resolution
the_post_thumbnail(‘large’);           // Large resolution

the_post_thumbnail( array(100,100) );  // Other resolutions
[/sourcecode]

sumber: http://codex.wordpress.org/Function_Reference/the_post_thumbnail

Twitter: Tweet Button

Tweet Button, fitur baru dari Twitter sejak beberapa hari yang lalu. Sebenarnya sudah banyak fitur serupa yang disediakan pihak ketiga seperti Tweetmeme atau Topsy. Lalu apa bedanya Tweet Button ini dengan buatan pihak ketiga lainnya? Pertama, fitur ini buatan Twitter. Kedua, berasal dari pembuatnya lebih valid datanya. Ketiga, perlu mengutak-atik theme website agar bisa berjalan sebab tak ada plugin khusus untuk CMS yang biasa dipakai, hanya disediakan kode Javascript.

Tweet Button

Tweet Button

Ingin segera memasang di website? Kunjungi http://twitter.com/goodies/tweetbutton

PS: sebaiknya login akun twitter sebelum membuat tombol tweet tersebut.

Tweet Button, fitur baru dari Twitter sejak beberapa hari yang lalu. Sebenarnya sudah banyak fitur serupa yang disediakan pihak ketiga seperti tweetmeme atau topsy. Lalu apa bedanya tweet button ini dengan buatan pihak ketiga lainnya? Pertama, fitur ini buatan Twitter. Kedua, berasal dari pembuatnya lebih valid datanya. Ketiga, perlu mengutak-atik theme website agar bisa berjalan sebab tak ada plugin khusus untuk CMS yang biasa dipakai, hanya disediakan kode javascript.

Ingin segera memasang di website? Kunjungi halaman ini

PS: sebaiknya masuk ke akun twitter sebelum membuat tombol tweet tersebut.

WordPress 3.0 Beta 1, Selamat tinggal Kubrick

WordPress 3.0 Beta 1, versi paling baru dari blog software yang populer saat ini. Sejak versi WordPress 3.0 alpha 1 saya sudah mengikuti perkembangannya. Tertarik akan kemana arah perkembangan software blog yang dikembangkan sejak 2003 ini.

Saya coba pasang di sini, sebagai perbandingan dengan WordPress 2.9.1 yang saat ini saya gunakan. WordPress 3.0 alpha 1 sebelumnya, masih punya tampilan warna dashboard yang masih sama dengan versi 2.9.1. Berbeda dengan WordPress 3.0 Beta 1, warna silver menghiasi bagian atas dashboard.

Kalau menurut sumber dari WordPress.org, WordPress 3.0 telah menggabungkan core dari WordPress sefl hosting dan WordPress MU. Jadi WordPress 3.0 nantinya bakal bisa mengelola subdomain langsung dari dashboard utama domain. Fitur ini belum saya coba, sebab masih banyak bug bertebaran dan harus sedikit mengubah wp-config.php.wordpress-3.0-beta1-updates

Selain itu fitur Updates disediakan di menu dashboard, update sistem, plugin, dan themes. Perubahan juga terjadi saat menambah plugin langsung dari blog tanpa perlu membuka konfirmasi lagi, langsung ditanya install atau tidak.wordpress-3.0-beta1-install-plugin

Theme baru yang paling tampak beda dari versi-versi sebelumnya. WordPress 3.0 Beta 1 hanya membawa theme baru bernama Twenty Ten theme yang akan menggantikan kubrick sebagai default theme WordPress self hosting. Selamat tinggal kubrick.Twenty-ten-Theme

Twenty Ten sudah support footer widget, tak perlu lagi ngoprek theme supaya punya widget di kaki. Ada beberapa fungsi baru yang ditanamkan di Twenty Ten sehingga tidak bisa saya tempelkan di WordPress 2.9.x atau mungkin WordPress saya yang error. Terutama fitur Menu, dengan fitur ini bisa mengatur menu apa saja di baris menu blog kita yang akan muncul, paling tidak di sebelah kanan link Home bukan saja akan muncul daftar page seperti biasanya tetapi kita bisa atur sesukanya.

Dibagian Settings Tab Miscellaneous Settings dijadikan satu dengan tab Media, paling tidak mengurangi pemborosan tempat dan lebih efektif saat pengaturan konfigurasi. Perlu diingat sesuai sumbernya di sini, WordPress 3.0 Beta 1 masih merupakan rilis awal versi Beta, mungkin akan sangat berbeda lagi nanti dengan WordPress 3.0